Asyiknya Makan Kue Bolu Asix, Oleh-Oleh Kreasi Keluarga Anang dan Ashanty

Hari minggu lalu adalah hari minggu dengan jadwal yang cukup padat. Dimulai dengan mendatangi acara pernikahan salah seorang teman di gedung Sasana Budaya UM, lalu dilanjutkan dengan ngobrol bareng mbak Naning dan rencana bisnis travel agent-nya. Setelah ngobrol singkat sambil minum es coklat di Java Dancer jalan Jakarta, perjalanan saya lanjutkan ke jalan Guntur, tempat Oleh-Oleh Asix yang sore itu tampak ramai oleh pengunjung.

Malang memang selalu menyimpan hal yang baru. Bukan hanya tempat wisata baru yang bertebaran di seluruh wilayah Malang Raya, contohnya adalah tempat wisata Malang Night Paradise di daerah Karanglo Malang. Kuliner di Malang juga berkembang dan selalu mempunyai inovasi baru. Begitu juga dengan oleh-oleh.

Sebagai kawasan wisata yang menjadi tujuan banyak pengunjung dari luar kota, oleh-oleh menjadi salah satu hal wajib yang harus dibawa ketika kembali ke kota masing-masing. Oleh-oleh di Malang juga cukup bervariasi, ada kripik tempe, pia malang, buah apel, buah stroberi, dan kripik buah-buahan yang beraneka macam. Selain oleh-oleh khas Malang tersebut, ada juga oleh-oleh yang sedang booming seperti strudel dan kue bolu yang digawangi oleh para artis terkenal dari ibukota Jakarta seperti Farah Quinn yang membuat resep kue bolu dan strudel Queen Apple.

Tidak mau ketinggalan, Anang dan Ashanty, juga meluncurkan produk oleh-oleh Asix. Asix (A6) awalnya merupakan istilah tren untuk menggambarkan 6 anggota keluarga Anang dan Ashanty yang kebetulan semua namanya dimulai dengan huruf A, yaitu : Anang, Ashanty, Aurel, Azriel, Arsy, dan Arsya. Kok pas banget ya karena Asix (A6) juga bisa dimaknai ‘asyik’.

Awalnya, Ashanty dan Aurel memang punya hobi bikin kue. Setelah konsultasi dengan seorang chef, mereka terpikir untuk menjadikan hobi ini sebagai bisnis yang serius. Maka jadilah kue bolu Asix yang bisa dinikmati warga malang dan warga kota-kota lainnya yang ingin mencicipi kue bolu dengan varian dan rasa yang unik. Mulai dari ide, persiapan pembukaan toko sampai grand opening hanya memerlukan waktu selama kurang lebih 5 bulan.

Grand Opening Oleh-Oleh Asix sudah terlaksana pada tanggal 19 Agustus 2017 lalu. Saat saya ke sana hari minggu tanggal 10 September 2017, Asix Oleh-Oleh sedang mengadakan acara Festival Kuliner dan UKM Malang. Pantas saja suasana di sana menjadi ramai banget karena di tempat parkir Oleh-Oleh Asix ada tenda-tenda khusus UKM yang menjual berbagai macam barang seperti pakaian, kerajinan tangan, hingga produk bahan makanan.

 

Oleh-Oleh Asix memang berkomitmen untuk mengadakan Festival Kuliner dan UKM Malang Raya selama satu bulan sekali. Selain itu, di dalam toko Oleh-Oleh Asix juga ada rak khusus yang memajang camilan/snack produksi UKM Malang Raya. Tentu saja pengisi stand Festival Kuliner dan UKM serta pengisi rak camilan di dalam toko berganti setiap bulan agar semua UKM se Malang Raya juga bisa mendapat jatah memajang usahanya di Oleh-Oleh Asix. Jadi pengunjung bisa tetap membeli oleh-oleh produk UKM lainnya selain kue bolu Asix.

Asix terdiri dari 6 varian (sesuai dengan jumlah keluarga Asix). Ada Acio Chocolava (Chocolava), Jielly Hazelline (Praline Hazelnut), Acabi Chizmelt (filling Cheese), Ash Kayagreen (filling Sarikaya). Keempat varian kue Asix ini dihargai sebesar 57ribu rupiah. Sedangkan dua varian lainnya yaitu Anang Charchoal (filling Choco Cheese) dan Loly Rainberry Velvet (filling Chocolate Cheese and Blueberry) dihargai sebesar 75ribu rupiah. Harga standar kue-kue yang digawangi para artis. Selain di kota Malang, rencananya Oleh-oleh Asix akan membuka cabang di Singosari dan Surabaya lho.

Gimana, tertarik untuk mencoba ? Datang aja ke toko Oleh-Oleh Asix di Jalan Guntur No. 8 Kota Malang (belakang gereja Ijen) !

 

You may also like

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *