Camilo Colours & Garden, Kehangatan Kafe Outdoor Baru di Malang

camilo cafe
Liburan natal akhir tahun lalu, saya tidak kemana-mana. Selain karena harus menghadiri undangan pernikahan seorang rekan kerja, saya memang hanya berencana menghabiskan waktu di sekitar malang. Setelah browsing di internet, ada rekomendasi kafe baru yang ternyata lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal saya. Akhirnya, saya dan suami menghabiskan malam di kafe Camilo Colours & GardenΒ  bersama dengan adik saya dan sepasang suami istri yang juga merupakan teman SMA kami.

Camilo Colours & Garden, merupakan cafe baru yang terletak di Jalan Raya Joyo Agung, tidak terlalu jauh dari Malang Town Square atau Dinoyo City Mall. Dengan konsep kafe outdoor di bawah pohon jati, Camilo Colours & Garden akan nampak indah jika sore dan malam.

Saya dua kali kesana pada waktu yang berbeda. Pertama saat malam. Dan kedua saat siang hari. Memang terasa bedanya sih.Β  Lampu-lampu yang ditata sedemikian rupa di antara pepohonan turut menambah suasana malang yang dingin menjadi romantis. Ditambah dengan meja dan kursi yang berwarna-warni, membuat nuansa menjadi ceria dan hangat.

Kami memilih bangku panjang yang cukup untuk kami berlima. Sistem memesan disini cenderung berbeda dengan kafe lainnya. Ketika memasuki pintu kafe, kita akan diberi selembar menu dan selembar kertas untuk diisi. Setelah itu, kita diminta untuk mencari meja yang kita pilih dan memilih menu sesuai keinginan kita. Selanjutnya, kita diminta mengantri di kasir untuk memesan sekaligus membayar makanan yang kita pesan. Cara ini menurut saya tidak praktis sih. Belum lagi kalau terjadi antrian panjang di kasir yang cuma 1 orang itu. Tapi disisi lain, sistem seperti ini memang memudahkan manajemen Camilo untuk mengontrol pemesanan dan pendapatan uang yang masuk karena tidak perlu khawatir ada pembeli yang meninggalkan kafe tanpa membayar.

Saat pertama kali kesana, kami cuma memesan camilan Kentang Goreng dan Cireng Goreng. Bumbu Cirengnya pedas dan enak. Adik saya memesan Sausage Noodle, mie goreng yang disajikan di piring seperti wajan kecil dari tanah liat.

Baru pada saat kedua kalinya saya ke Camilo, saya bisa mencicip menu nasi goreng berbalut telur dadar yang dipesan oleh salah seorang teman saya. hhmmm..enaakkk !

Oiya, selain meja dan kursi di bawah pohon jati, ada juga meja dan kursi di dalam ruangan yang instagramable. Cocok untuk kamu yang suka selfie dengan background yang keren bernuansa putih dan warna lembut lainnya. Tampaknya Camilo memang didesain untuk tempat makan sekaligus tempat foto deh. Mengikuti tren masa kini para generasi selfie. Hehehe.

Kami pulang ke rumah sekitar jam 10 malam. Tapi suasana di Camilo masih tetap ramai karena memang masa-masa liburan natal dan tahun baru. Sebenarnya kami masih betah disana. Tapi kami kelelahan setelah seharian penuh dengan agenda. Next time deh saya akan mampir ke kafe-kafe yang baru lagi di Malang.

Catatan :

  • Buka setiap hari mulai jam 10.00-00.00 WIB
  • Harga : Rp. 8.000,-Β  s.d. Rp. 30.000,-
  • Ada mushola jadi tidak bingung sholat maghrib kalau nongkrong saat sore hari sampai malam hari.

You may also like

7 Comments

    1. Siapp !! Maaf kemarin uploadnya belum ada foto karena upload tulisan lewat hape jadi agak kesusahan nata tampilannya. Makasih sudah mampir πŸ˜€

    1. iya mbak ika. Cocok tuh buat foto2, hehehe. Makasih ya udah mampir ke blog baruku. aku tadi mampir ke blog sampeyan yang keren banget deh. Mohon bimbingan dari blogger senior nih *sungkem πŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *