Mendaki Kelud, 28 Februari-01 Maret 2015

Ketika ditawari untuk ikut, spontan aku mengiyakan ajakan geng ma’had ke gunung kelud karena aku pernah ‘wisata’ kesana pada tahun 2007 lalu. Dan ternyata aku tidak sedang berwisata kali ini, aku harus melewati jalur tulungrejo selorejo yang jalurnya sulit untuk seorang pendaki amatir yang hanya punya track record ke puncak gunung panderman. Setelah menitipkan sepeda motor di rumah penduduk, kami mendaki selama kurang lebih 4 jam dan sampai di pos 3 pada jam 11 malam.

kelud4Pagi hari, cuaca mendung dan kabut menutupi sampai kami tidak melihat matahari tersenyum. Kami melanjutkan perjalanan 1 jam menuju puncak melewati jalur yang ‘aduhai’ tapi karena kondisi yang tidak memungkinkan, kami hanya berhenti sampai batas terakhir pasir dan kerikil serta mengurungkan niat untuk memanjat batu-batu untuk mencapai kawah kelud karena terlalu beresiko.

kelud2Beruntung, hujan deras turun setelah kami sampai di pos 3. Namun hujan terus mengiringi perjalanan pulang kami mulai dari turun sampai kembali ke malang. Sungguh, pengalaman yang luar biasa meski aku hampir pingsan karena kelaparan dan basah sepanjang perjalanan selorejo-malang. Makasih ya sudah sabar menunggu langkah lansia yang merepotkan ini. Hehehehe.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *