Menjelajahi Pasar Apung Nusantara Museum Angkut Kota Batu

Hari minggu kemarin, saya agak geje. Pingin jalan-jalan tapi tidak tahu harus kemana. Akhirnya, saya mengajak suami ke Batu walaupun tidak ada tujuan yang pasti. Sebenarnya saya pingin wisata kuliner tapi tidak tahu pingin makan apa di Batu. Setelah berkeliling kota Batu, tiba-tiba tercetus ide untuk mampir ke Pasar Apung Museum Angkut yang memang lokasinya menyatu dengan Museum Angkut, salah satu tempat wisata terkenal di wilayah Kota Batu. Penasaran sih karena sejak dibuka, saya belum pernah ke Pasar Apung. Ya sudah, akhirnya kami pergi ke Pasar Apung Museum Angkut Batu untuk menuntaskan rasa penasaran yang sudah saya pendam selama ini.

Pasar Apung Nusantara ini terletak di lokasi parkir dekat pintu masuk Museum Angkut kota Batu. Tidak ada tiket masuk jika kita ingin ke Pasar Apung. Saya dan suami cuma mengeluarkan uang parkir sepeda motor sebesar 3.000 rupiah. Dari jalan masuk ke Museum Angkut, tempat parkir ini ada di sebelah kanan. Dan pintu belakang tempat parkir motor ini terhubung langsung ke Pasar Apung. Jadi, kita hanya berjalan kaki sebentar untuk mencapai salah satu sudut Pasar Apung.

Baca juga : Malam Minggu di Alun-Alun Batu, Menikmati Udara Sore kota Batu dari atas Bianglala

Konsep yang disajikan oleh manajemen Museum Angkut ini sebenarnya sederhana. Jika kita pernah berwisata ke wisata Jatim Park dan BNS, biasanya di akhir jalur ada deretanĀ  Food Court / pujasera dan kios-kios yang menyediakan souvenir. Nah, di Museum angkut ini, pujasera dan kios souvenir didesain sedemikian rupa dengan konsep Pasar Apung buatan. Bedanya dengan di Jatim Park dan BNS, sekalipun berada satu wilayah dengan Museum Angkut, kalau kita mau ke Pasar Apung, kita tidak perlu masuk dulu ke wisata Museum Angkut. Konsep Pasar Apung yang gratis ini tentu saja menarik karena memang ada spot-spot foto yang bikin kita betah. Pengunjung tidak hanya diberikan pilihan untuk membeli berbagai jenis makanan, minuman, dan souvenir yang disediakan tapi juga bisa menyewa perahu untuk mengelilingi sungai buatan. Selain itu, ada juga sajian Indonesia Heritage Museum dan beberapa pertunjukan lain yang bisa nikmati gratis.

Baca juga : Kopi Letek, Kedai Kopi Super Mungil di Depan Alun-Alun Kota Batu

Sesuai namanya, kios atau stand di Pasar Apung Nusantara didesain dengan bentuk rumah adat dari seluruh Indonesia yang menyediakan berbagai macam menu-menu makanan dan minuman seperti gudeg, nasi bhuk madura, soto betawi, bakso, rujak manis, jajanan tradisional, dan lain-lain. Ada juga restoran dengan konsep kapal Cheng Ho dan gerbong kereta api. Selain itu, ada juga penjaja makanan di atas perahu kecil persis seperti penjual di pasar apung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sedangkan souvenir yang dijual ada gantungan kunci, kaos, boneka, dan lain-lain. Pasar Apung Museum Angkut ini bisa jadi pilihan kamu jika ingin berwisata hemat di Kota Batu karena dua alasan : gratis dan seru abis !

 

Pasar Apung Museum Angkut

  • Jalan Terusan Sultan Agung Atas No. 2 Kota Batu Jawa Timur
  • Jam Buka : 12.00 s.d. 21.00 WIB
  • Fasilitas : Parkir, Musholla, dan Toilet.

 

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *