Tentang Dunia Blogging : Curhatan Blogger Amatir (Bagian pertama)

Buat beberapa orang yang selama ini mengenal saya lewat facebook, mungkin merasa ada banyak perubahan dengan status-status saya. Biasanya saya yang suka curhat panjang dan geje di facebook kok tiba-tiba suka membagi link blog ranselperi. Nah, itu ceritanya panjang dan rencananya juga mau saya tulis secara berseri di sini. Sekalian juga untuk berbagi karena ada beberapa teman yang ternyata antusias untuk belajar ngeblog.

Sebelumnya, saya mau ngasih ‘disclaimer’ dulu. Biar yang membaca tidak salah menyangka kalau saya sudah ahli di bidang blogging. Saya di sini cuma sekedar sharing pengalaman selama hampir satu tahun saya mulai serius di dunia per-blogging-an.

Saya sudah mulai ngeblog dengan memanfaatkan platform gratisan blogspot dari google sejak tahun 2012 bernama Ransel Para Peri. Isinya ya macem-macem. Mulai dari curhatan geje tentang cinta ala anak muda, catatan pengeluaran saat jalan-jalan, dan menulis kembali beberapa karya / tulisan yang sudah dimuat di media. Tujuannya sih cuma mendokumentasikan dan memindahkan tulisan di facebook ke satu rumah agar lebih rapi. Kan kalo pas nyari tulisan di facebook lebih susah karena kita harus cari di riwayat yang mungkin tertimbun dengan status dan foto kita lainnya.

Nah, tahun 2015 saya diajak 2 teman saya untuk ikut mengelola situs katawanita. Saya antusias sekali karena selain saya bisa lebih serius belajar blogging, saya juga punya misi berkaitan dengan dunia perempuan. Meski sayangnya situs ini hanya berusia setahun karena kami punya kesibukan masing-masing, saya tidak mau menyerah. Saya tetap yakin menjadi blogger adalah salah satu hal yang harus bisa saya pelajari.

Awal tahun 2016, saya iseng membeli Top Level Domain (TLD) ranselperi.com, yang maintenance dan administrasinya dibantu 2 orang teman yang ahli di bidang IT dan baiiik sekali (terima kasih lhoo 😍), saya mulai belajar dunia blogging dengan lebih serius. Baru pada akhir tahun 2016, saya memindahkan tulisan yang ada di blogspot dan memakai hosting berbayar dengan platform wordpress.org.

Awal tahun 2017, siang malam saya belajar dunia blogging lewat google dan komunitas-komunitas blogger. Dari situ saya tahu kalau blogger itu banyak jenisnya. Istilahnya sih niche blog. Ada yang fokus untuk menjadi fashion and beauty blogger, travel blogger, food blogger, techno blogger, dan book and film blogger. Ada juga yang fokus pada parenting dan lifestyle. Nah, setelah melihat ulang blog saya, saya sadar tulisan di blog masih campur aduk. Tapi, dari situ saya akhirnya tahu kalau aktivitas saya lebih banyak ke membaca buku, menulis fiksi, curhat, kuliner, dan jalan-jalan. Saya pun memutuskan untuk fokus pada topik-topik tersebut.

Agar memudahkan pencarian di blog, saya hanya memiliki 5 kategori tulisan : (1) ACCOUNTING & FINANCE yang berisi tentang tulisan-tulisan berhubungan dengan dunia akuntansi & keuangan; (2) BOOK & MOVIES, tentang resensi dan acara yang berkaitan dengan buku dan film; (3) CULINARY, cerita saat incip-incip makanan atau review tempat-tempat nongkrong; (4) DAILY STORIES, kategori untuk tulisan gado-gado, curhat-curhat geje serta tulisan yang dimuat di media; dan (5) TRAVELING, untuk tulisan tentang perjalanan.

Sekedar saran, untuk yang baru mulai belajar dunia blogging, menjadi blogger itu gampang asal kita tidak malas belajar dan mau mencari tahu segala sesuatu. Yang penting, jangan menyerah aja kalo memang kita merasa dunia menulis, khususnya blogging, adalah salah satu passion dan impian kita.

*bersambung ke bagian kedua yaaaa

Sumber foto : pixabay.com

You may also like

2 Comments

    1. Aduh, kalo mbak shintaries sih udah blogger famous gituu. Apalah daku bagai butiran pasir di pantai parangtritis 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *