Travel Mie Puncaknya Malang, Tempat Nongkrong Asyik Seperti di Gunung

Berkali-kali lewat jalan Jakarta, saya penasaran juga dengan tempat nongkrong dengan konsep outdoor di dekat Java Dancer. Baru minggu kemarin saya memiliki kesempatan buat mampir ke Travel Mie Puncaknya Malang dan cukup senang dengan konsep tempat makan yang mengusung suasana gunung ini. Maklum, saya lagi kangen jalan-jalan. Yah, sekalipun bukan anak gunung, saya kangen buat jalan kaki dan menikmati sore hari di Ranu Kumbolo. Jadinya, anggap saja kuliner kali ini menjadi obat pelipur lara karena sudah lama tidak ke gunung.

Travel Mie Puncaknya malang memiliki konsep urban camping, konsep tempat makan dengan suasana gunung yang terletak di tengah kota. Sebelum hadir di kota Malang, Travel Mie sudah hadir di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. Meskipun letaknya di tengah kota, untuk ukuran malang yang masih sejuk (walau kadang panas), konsep Travel Mie ini cocok untuk nongkrong rame-rame di sore hari.

Dilengkapi dengan tenda, meja dan kursi kayu, hammock, shelter mie instan, dan api unggun buatan, Travel Mie berusaha menghadirkan suasana gunung di tengah kota Malang. Di atas meja ada lampu petromax kecil yang biasa dibawa kemping. Sepanjang dinding Travel Mie juga ditutupi oleh poster cerah dengan background gunung dan pohon-pohon di hutan. Kartu menunya dibuat mirip dengan SIMAKSI (Surat Ijin Masuk Konservasi) dimana kita bisa menuliskan Data Diri Kelompok dengan nama ketua  dan jumlah anggota kelompok serta pos / meja yang kita tempati. Bahkan, pramusaji di sini juga mengenakan pakaian dan topi ala pendaki gunung. Rasanya seperti sedang camping dimana gitu. Unik !

Baca juga : Makan Malam di bawah Atap Langit So_Ima Bar & Kitchen

Menu di Travel Mie bisa dibilang menu yang tidak ribet dan menu yang biasa dimakan di gunung. Ada Nasi Bakar Muncak, Nasi Bakar Keju, Mie Bakar Gunungan, Mie Ramen Andalan, dan Nasi Andalan. Untuk menu camilan, ada kentang goreng, pisang goreng, dan roti bakar. Sedangkan untuk minumannya, ada kopi, teh, susu, jelly gunungan, dan travel shake. Saya memesan menu Nasi Bakar Tuna Ayam Bakar Matahari (22k), sedangkan teman saya memesan menu Nasi Bakar Tuna Ayam Goreng Sambal Nekad (22k). Menu pertama dilengkapi dengan sambal matah, sedangkan menu kedua dilengkapi dengan sambal bawang. Tapi sambalnya lumayan pedas dan cocok di lidah saya. Untuk minumannya, kami memesan Es Serut Jelly Gunungan Ijo Royo Royo (17k) dan Es Serut Jelly Gunungan Pelangi Nusantara (17k). Kenyang banget karena kebanyakan lauk akhirnya ayam goreng dan ayam bakarnya kami bawa pulang. Hehehe.

Next time, kalau ke sini lagi, saya mau pesan Mie Bakar Gunungan dan Nasi Geprek Mozaseru. Penasaran sih !

Nasi Bakar Tuna Ayam Bakar Matahari
Nasi Bakar Tuna Ayam Goreng Sambal Nekad
Es Pelangi Nusantara dan Es Ijo Royo-royo

Travel Mie Puncaknya Malang

  • Alamat : Jalan Simpang Ijen Blok B No. 39 Malang
  • Jam Operasional : 14.00 – 00.00 WIB
  • Harga : Rp. 5.000 s.d. Rp.30.000
  • Fasilitas : Parkir, Wifi, Colokan Listrik, Toilet, Musholla

You may also like

14 Comments

    1. iyaa mbak. Untungnya malang masih sejuk sih kalo dipake konsep kafe outdoor. Cuma mungkin kalo pas hujan itu yang kudu minggir ke tempat di bawah tenda atau kanopi. Hehehe.

    1. Amiin. Sejauh ini sih masih eksis. Cuma aku amati memang ada beberapa kali pergantian macam-macam menunya. Mungkin menyesuaikan dengan permintaan pengunjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *