Cerita Bukber Bareng Suami di Bulan Ramadhan Hari Kedua

Puasa ramadhan hari kedua. Ceritanya, sekalipun sudah pindah ke Batang mulai akhir bulan Januari 2018, tiga minggu ini saya dan si mamas kembali LDR karena saya mengikuti Latsar di semarang. Kebetulan minggu ini dia sedang di Semarang mulai hari Rabu kemarin untuk mengerjakan revisi ujian kompre. Tapi, meski sama-sama di Semarang, kami baru bisa ketemu sore atau malam hari saat kelas saya telah selesai. Lagipula, saya kan nginapnya di asrama Banyumanik, sementara si mamas numpang nginap di kos Mas Jahirin di Kalibanteng. Jadi jaraknya lumayan jauh.

Akhirnya, sore ini, saya janjian buat buka puasa bareng si mamas. Yang jadi masalah selanjutnya adalah di mana kami mau makan. Karena kalau menuruti pilihan saya, dia gak akan pesan makanan. Sedangkan kalau menuruti pilihan dia, saya yang gak pingin makan. Setelah perdebatan panjang kali lebar ditambah adegan mewek ala FTV (karena saya sudah kelaparan), akhirnya kami memilih jalan tengah : beli nasi kucing di angkringan dekat masjid Undip lalu makan bareng di teras Alfamidi Tembalang. Seperti kata Soe Hok Gie di filmnya : kita begitu berbeda dalam semua, kecuali untuk makan di angkringan. 🤣

Baru setelah kenyang, saya mulai cengar-cengir lagi. Karena ternyata masalahnya bukan pada “mau makan apa”, tapi pada “ingin makan dengan siapa”. Apalagi, mood saya langsung berubah jadi bagus setelah kami ngabuburit di sekitar Undip menikmati suasana ramai para mahasiswa di kawasan Tembalang yang lagi cari takjil dan makan buat berbuka. Rasanya kayak ngabuburit di sekitar jalan Sigura-gura dan jalan Veteran depan Unibraw. Tuh kan, jadi keinget Malang. 😂😂

Lalu, acara bukber sore ini dilanjutkan dengan cerita tentang kehebatan teman-teman sekelas di Latsar. Serta perasaan inferior saya saat SMP dulu yang muncul lagi karena merasa “I’m Nothing”. Si mamas cuma berpesan : Tetap berusaha dan berdoa. Dan, jangan banyak mengeluh. Kita berdua sekarang sedang tirakat, untuk bersiap-siap naik tingkat.

Baiklah. Sampai ketemu lagi hari rabu. Biarlah saya semedi dulu di asrama akhir pekan ini. Kan jaman now sudah ada go food untuk memperlancar per-semedi-an. 😂😂

Masih 14 hari lagi.
Ayook semangaaaaatttttttt.

Ubur-ubur sukanya tidur.
Ayo maju terus pantang nundur.
🤣🤣🤣🤣

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *