Pantai Pandawa Bali, Pantai Indah Dengan Tebing Yang Berukir Patung Pandawa

pantai-pandawa-2014-3

Dulu, saat pertama kali mendengar kata Pantai Pandawa di Bali, saya agak kebingungan. Karena nama Pantai Pandawa tidak sepopuler pantai-pantai di Bali bagian selatan seperti Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pantai Dreamland dan pantai-pantai lainnya yang jadi tujuan populer wisatawan domestik Indonesia. Padahal, lokasi Pantai Pandawa juga masih berada di kawasan Kuta Selatan. Tapi karena lokasinya yang terletak di balik perbukitan dan akses ke sana yang tidak semudah dan seramai pantai-pantai populer lainnya, pengunjung Pantai Pandawa tidak sebanyak pengunjung di pantai-pantai lainnya di kawasan Kuta Selatan.  Mungkin karena alasan itulah, Pantai Pandawa juga sering disebut sebagai Pantai Rahasia (Secret Beach).

Sebutan Pantai Pandawa mulai muncul karena di pantai ini terdapat salah satu tebing yang dipahat Patung besar Dewi Kunti dan lima patung Pandawa yaitu Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Namun selain dikenal dengan nama Pantai Pandawa, pantai ini juga dikenal dengan nama Pantai Kutuh karena lokasinya yang berada di desa Kutuh kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung Bali. Sekalipun dulu dikenal sebagai Secret Beach, akses menuju pantai Pandawa sekarang sudah cukup mudah karena pemerintah sudah mulai membuat jalan dengan membelah tebing yang ada setelah melihat potensi wisata di Pantai Pandawa yang cukup menjanjikan sebagai destinasi wisata.

Pertama kali saya berkunjung ke Pantai Pandawa pada tahun 2014. Saat itu, saya bersama 38 orang lainnya dari kantor tempat saya bekerja mendapatkan beasiswa short course untuk belajar bahasa inggris selama 1 bulan di IALF Bali yang berada di kawasan Sesetan Denpasar. Nah, karena kesibukan jadwal kursus mulai dari senin sampai jumat yang full dengan berbagai materi, maka hari sabtu dan minggu saya dan teman-teman satu geng “The A Team” memanfaatkan waktu dengan jalan-jalan ke banyak destinasi wisata di Pulau Bali. Beberapa destinasi wisata yang kami kunjungi saat itu mulai dari Uluwatu, GWK, Pantai Panjang, Pantai Tanjung Benoa, Pantai Sanur, dan lainnya. Bahkan kami sempat juga mengunjungi Ubud dan Kintamani. Nah, Pantai Pandawa juga salah satu pantai yang pernah kami kunjungi. Saat itu sih belum terlalu ramai oleh wisatawan yang datang berkelompok dengan bus-bus besar.

Baca juga : Escape to Ubud, 3-5 April 2015

Kunjungan kedua saya ke Pantai Pandawa pada tahun 2015. Saat itu saya terpilih menjadi peserta yang mengikuti Workshop Menulis Cerpen yang diselenggarakan oleh koran Kompas dalam rangka ulang tahun ke-50. Workshop ini diselenggarakan di Bentara Budaya Bali pada tanggal 22 Mei 2015. Acara yang dikemas hanya satu hari ini begitu seru dan saya mendapat banyak ilmu. Setelah acara selesai, pada keesokan harinya sebelum saya kembali ke Malang, saya menyempatkan diri mampir lagi ke Pantai Pandawa bersama dengan penulis-penulis cerpen lainnya.

Sekalipun tidak lagi sepi saat pertama kali saya berkunjung ke Pantai Pandawa pada tahun 2014, Pantai Pandawa tetap mempesona. Biru lautnya bikin tenang. Dan pengunjungnya tidak terlalu membludak seperti di Pantai Kuta atau Pantai Sanur. Jadi masih bisalah duduk-duduk manis di kursi yang disewakan di sekitar pantai. Bahkan, saya masih sempat-sempatnya berfoto dengan pose ala yoga, padahal saya sudah lama tidak yoga. Gaya tok. Hahaha.

Baca juga : Ubud, Sekali Lagi. Selagi Kembali. (Part 1)

Duh, gara-gara melihat lagi foto-foto di facebook bikin saya kangen pergi ke Bali lagi. Apalagi, akhir tahun 2017 kemarin saya belum sempat jalan-jalan karena sibuk mengurus kepindahan saya dari Malang ke Pekalongan. Belum sempat deh merayakan ulang tahun pernikahan tahun kedua bersama suami tercinta. Setelah melihat jadwal mengajar dan mencocokkan dengan hari libur di kalender, sepertinya saya bisa nih menyusun rencana buat honeymoon bareng suami ke Bali pada akhir Bulan April. Sekalian bisa mampir ke Pantai Pandawa lagi buat nostalgia jaman single dulu.

Setelah browsing tentang Pantai Pandawa, saya baru ngeh kalau ternyata banyak hal yang bisa dilakukan di sana selain cuma foto-foto cantik. Dari yang sudah saya baca di Blog Traveloka, ternyata ada 8 aktivitas seru yang bisa kita lakukan di Pantai Pandawa lho. Yang belum saya coba sih bermain Kano di Pantai Pandawa dan mencoba paralayang di Bukit Timbis. Kayaknya bakal seru nih kalo membayangkan saya menyewa perahu Kano lalu mendayung perahu berdua sama suami. Romantisnya itu lho.

Btw, tentang rencana liburan ke Bali pada akhir bulan April nanti, saya jadi ingat kalau belum pesan tiket pesawat. Dulu sih, sewaktu ke Bali bulan Oktober tahun 2015, saya memesan tiket pesawat melalui Traveloka dan tidak memesan hotel secara online karena masih mencoba untuk langsung datang ke kawasan hotel-hotel murah di Bali untuk mencari harga yang lebih murah. Baru tahu kalo ternyata Traveloka sudah mempunyai layanan baru yaitu paket dimana kita bisa memesan tiket pesawat dan hotel dalam satu paket. Dan kabar gembiranya lagi, paket untuk memesan tiket pesawat dan hotel ternyata lebih hemat sampai dengan 20% (tanpa kode promo apapun) daripada kita memesan tiket pesawat dan hotel secara. Duh, jadi semakin tidak sabar buat pergi ke Bali nih !

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *