Kelana, Sebuah Cerita. (Bagian Kedua)

Ada satu hal yang tidak akan saya lupakan ketika melahirkan kemarin, yaitu : hubungan saya dan suami meningkat satu level dari sebelumnya. Barangkali benar, saya dan dia sama-sama keras kepala. Saya bertekad untuk melahirkan di Batang karena ingin didampingi oleh suami. Meski ibu saya menangis meminta saya melahirkan di Jombang agar beliau dapat merawat saya yang ‘tidak bisa apa-apa’ ini.

Continue Reading